Pernahkah Anda mendengar seseorang berbicara dalam tidurnya? Atau jangan-jangan… Anda sendiri pernah melakukannya? Fenomena ini dikenal sebagai sleep talking atau berbicara saat tidur, dan meskipun terlihat lucu, ternyata menyimpan sisi ilmiah yang menarik.
Mulai dari gumaman ringan hingga percakapan yang terdengar jelas, sleep talking bisa sangat beragam bentuknya. Tapi, apa sebenarnya yang menyebabkan seseorang berbicara saat tidur? Mari kita bahas lebih dalam tentang proses tidur, aktivitas otak, serta faktor-faktor yang memicu terjadinya kebiasaan unik ini.
1. Mengenal Tahapan Tidur dan Hubungannya dengan Mengigau
(1) Tahapan Tidur Manusia
Untuk memahami mengapa seseorang bisa berbicara saat tidur, Anda perlu mengenal terlebih dahulu tahapan tidur. Tidur manusia terbagi dalam dua fase utama: NREM (Non-Rapid Eye Movement) dan REM (Rapid Eye Movement). Dalam fase NREM, tubuh berada dalam kondisi rileks namun otak masih aktif memproses informasi. Nah, sleep talking paling sering muncul saat kita berada di tahap transisi antara tidur nyenyak dan tidur ringan dalam fase ini.
Sleep talking paling sering terjadi saat seseorang berada pada fase NREM, terutama ketika tubuh sedang bertransisi dari tidur dalam ke tidur yang lebih ringan. Pada tahap ini, tubuh memang terlihat tertidur, namun otak masih memproses berbagai informasi dan emosi yang terjadi di siang hari. Inilah sebabnya mengapa seseorang bisa mengeluarkan kata-kata secara tidak sadar saat tertidur.
Namun, berbicara dalam tidur juga dapat muncul saat fase REM, yaitu saat seseorang bermimpi. Biasanya, tubuh kita ‘dikunci’ saat bermimpi agar tidak bergerak mengikuti mimpi. Tapi, jika mekanisme ini tidak bekerja dengan sempurna, maka seseorang bisa bergerak atau bahkan berbicara saat bermimpi.
Menurut penjelasan dari Dr. Emily Carter, peneliti tidur di Sleep Institute, “Berbicara saat tidur paling sering muncul pada tahap tidur ringan (NREM), tetapi bisa juga terjadi pada saat bermimpi (REM), terutama saat mimpi terasa sangat intens.”
(2) Aktivitas Otak Saat Tidur
Meskipun tubuh terlihat tenang saat tidur, otak tetap aktif. Ia terus bekerja memproses memori, emosi, hingga pengalaman harian. Kadang, aktivitas otak ini mengaktifkan bagian yang mengatur fungsi bicara, seperti mulut dan pita suara, meski tubuh tidak benar-benar sadar. Akibatnya, muncullah suara-suara dari orang yang sedang tidur, yang bisa terdengar seperti gumaman acak hingga kalimat utuh.
2. Apa Saja Penyebab Umum Sleep Talking?
(1) Stres dan Kecemasan
Salah satu penyebab paling umum seseorang mengigau adalah stres. Ketika Anda mengalami tekanan emosional atau kelelahan mental di siang hari, otak Anda cenderung terus bekerja saat tidur sebagai cara untuk “melepaskan” ketegangan. Itulah kenapa ada orang berbicara ketika tidur, meskipun tidak dalam keadaan sadar.
Menurut Dr. Sarah Mitchell, psikolog dan spesialis tidur, “Stres bisa mengacaukan pola tidur dan meningkatkan kemungkinan seseorang mengigau. Ini adalah tanda bahwa otak masih memproses beban emosional meskipun tubuh sudah tertidur.”
(2) Gangguan Tidur dan Kondisi Medis Tertentu
Selain stres, sleep talking juga bisa berkaitan dengan gangguan tidur seperti tidur berjalan, mimpi buruk intens, atau sleep apnea. Orang yang mengalami gangguan ini umumnya memiliki pola tidur yang terganggu, sehingga lebih rentan mengigau saat tidur.
Misalnya, penderita sleep apnea mengalami gangguan pernapasan yang membuat tidur mereka sering terputus. Kondisi ini dapat memicu aktivitas otak yang tidak stabil, yang kemudian menyebabkan berbicara saat tidur. Begitu pula dengan kondisi seperti REM sleep behavior disorder, di mana seseorang bisa bertindak sesuai mimpinya—termasuk berbicara.
(3) Pengaruh Obat Tertentu
Beberapa jenis obat, terutama yang memengaruhi sistem saraf pusat seperti obat penenang dan obat tidur, dapat mengganggu ritme alami tidur. Akibatnya, orang yang mengonsumsi obat tersebut berisiko mengalami sleep talking sebagai efek samping. Kualitas tidur yang terganggu membuat aktivitas otak tidak berjalan normal, yang pada akhirnya memicu terjadinya perilaku ini.
Apakah Sleep Talking Berbahaya?
Secara umum, mengigau saat tidur bukanlah hal yang berbahaya. Banyak orang hanya mengalaminya sesekali. Namun, jika sleep talking terjadi terlalu sering, mengganggu kualitas tidur pasangan, atau disertai perilaku lain yang tidak biasa saat tidur (seperti tidur berjalan atau berteriak), sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli tidur.
Sleep talking mungkin terdengar lucu atau membingungkan, tapi fenomena ini bisa menjadi petunjuk bahwa tubuh atau pikiran Anda sedang tidak seimbang. Mulai dari stres, kurang tidur, hingga efek samping obat, semuanya bisa menjadi pemicu. Yang penting adalah mengenali tanda-tandanya, menjaga pola tidur sehat, dan bila perlu, mencari bantuan profesional.