Dalam hal kebugaran, beberapa orang berkomitmen untuk berjalan 10.000 langkah sehari, sementara yang lain lebih suka jogging 5 kilometer setiap hari.


Jadi, mana yang menawarkan hasil olahraga yang lebih baik?


Konsumsi Kalori


Dalam hal pembakaran kalori, berjalan 10.000 langkah kira-kira setara dengan 6-7 kilometer dan dapat membakar sekitar 400 kalori. Jogging 5 kilometer juga membakar sekitar 400 kalori. Jadi, kedua aktivitas ini memiliki konsumsi kalori yang serupa.


Namun, jogging memiliki intensitas latihan yang lebih tinggi. Ini meningkatkan detak jantung dan frekuensi pernapasan. Setelah jogging 5 kilometer, tubuh tetap berada dalam kondisi metabolisme tinggi, terus membakar kalori. Ini membuat jogging lebih efisien untuk penurunan berat badan dibandingkan dengan berjalan.


Konsumsi Waktu


Berjalan 10.000 langkah biasanya memakan waktu sekitar 2 jam, sedangkan jogging 5 kilometer membutuhkan waktu sekitar 40 menit. Bagi mereka yang memiliki banyak waktu, berjalan 10.000 langkah setiap hari adalah pilihan yang baik. Namun, bagi mereka yang memiliki waktu terbatas dan ingin olahraga cepat, jogging lebih efisien dalam hal waktu.


Risiko Cedera


Berjalan umumnya lebih aman. Saat jogging, sendi lutut mengalami gaya benturan lebih dari dua kali berat badan. Ini dapat menyebabkan cedera sendi, terutama bagi individu yang kelebihan berat badan. Banyak orang dengan berat badan tinggi memiliki kemampuan olahraga yang lebih lemah dan mungkin sulit untuk konsisten dengan jogging, sering kali menyerah di tengah jalan.


Sebaliknya, berjalan adalah olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang. Tekanan pada lutut saat berjalan adalah 1,2-1,5 kali berat badan, secara signifikan mengurangi risiko cedera. Ini melindungi lutut dan lebih aman bagi individu yang obesitas. Setelah berat badan mereka turun ke tingkat tertentu, mereka kemudian dapat mencoba jogging untuk meningkatkan efisiensi pembakaran lemak.


Kebugaran Fisik


Jogging memiliki intensitas latihan yang lebih tinggi. Ini meningkatkan sirkulasi darah, secara efektif meningkatkan kapasitas paru-paru, dan memperkuat otot jantung. Hal ini meningkatkan kebugaran fisik secara keseluruhan dan memperlambat penuaan proses fisik.


Berjalan adalah olahraga yang lebih ringan, cocok untuk mereka yang tidak terbiasa dengan olahraga rutin atau yang lebih tua. Ini juga direkomendasikan untuk orang dengan tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi yang mungkin tidak cocok untuk jogging. Dokter sering menyarankan individu seperti ini untuk memilih berjalan sebagai olahraga mereka.


Kesehatan Mental


Baik berjalan maupun jogging dapat meredakan stres dan mendorong sekresi dopamin, yang membuat tubuh dan pikiran rileks. Di masyarakat yang serba cepat saat ini, banyak orang mengalami masalah kesehatan mental. Olahraga rutin dapat membantu menjaga suasana hati yang lebih positif dan optimis, meningkatkan ketahanan terhadap stres.


Setiap orang memiliki kondisi fisik dan preferensi yang berbeda. Tidak ada jawaban yang cocok untuk semua. Olahraga terbaik adalah yang sesuai dengan Anda. Hidup terletak pada gerakan. Baik Anda memilih untuk berjalan cepat atau jogging, selama Anda konsisten, Anda sudah lebih baik daripada mereka yang tetap tidak aktif.


What is Better Walking or Jogging for Weight Loss | Overweight | Benefits of Walking & Jogging

Video by The Yoga Institute