Kelapa (Cocos nucifera), bagian dari famili palem (Arecaceae), banyak ditemukan di Malaysia, Polinesia, dan Asia selatan.


Meskipun umumnya disebut sebagai kacang, buah ini diklasifikasikan sebagai buah berbiji satu, sejenis buah berbiji satu.


Hampir setiap bagian dari kelapa dapat digunakan, termasuk air, susu, daging, gula, dan minyak. Namun, penting untuk dicatat bahwa, tidak seperti air kelapa, santan tidak terjadi secara alami. Sebaliknya, itu diproduksi dengan mencampurkan daging kelapa dengan air.


1. Mengandung Asam Lemak Rantai Menengah


Kelapa terutama mengandung asam lemak jenuh rantai menengah (MCFA), terutama asam laurat. MCFA dengan cepat dimetabolisme dan diubah menjadi sumber energi yang tersedia, membuatnya lebih mudah dicerna oleh tubuh.


2. Bebas Laktosa


Susu kelapa secara alami bebas laktosa, menjadikannya pengganti susu yang sangat baik bagi individu dengan intoleransi laktosa. Laktosa, karbohidrat utama dalam susu mamalia, termasuk susu kambing dan domba, memerlukan enzim laktase untuk dicerna. Orang dengan intoleransi laktosa kekurangan laktase yang cukup, sehingga membuat susu kelapa menjadi alternatif yang cocok.


3. Berbasis Tanaman


Santan adalah pilihan populer di kalangan vegetarian dan vegan, berfungsi sebagai bahan dasar yang bagus untuk smoothie, milkshake, dan sebagai pengganti produk susu dalam memanggang. Ini juga biasa digunakan dalam alternatif keju vegan. Namun, penting untuk dicatat bahwa santan tidak menawarkan profil nutrisi yang sama dengan susu hewan. Ini mengandung lebih sedikit protein.


4. Sifat Anti-Inflamasi, Anti-Mikroba, dan Anti-Jamur


Minyak kelapa mengandung sekitar 50% asam lemak rantai menengah, termasuk asam laurat, yang diubah menjadi monolaurin di dalam tubuh. Senyawa ini memiliki sifat antimikroba dan antijamur yang kuat yang membantu memerangi berbagai organisme penyebab penyakit. Akibatnya, santan dan produk kelapa lainnya dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi dan virus.


5. Dapat Mendukung Kesehatan Jantung


MCFA dengan cepat diubah menjadi energi di hati. Sementara penelitian tentang dampak kelapa terhadap kesehatan jantung beragam, beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa kelapa mungkin tidak berdampak negatif pada lemak darah, keseimbangan kolesterol, atau kesehatan jantung seperti yang pernah diyakini.


6. Dapat Mengurangi Sakit Maag


Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa santan mengurangi ukuran sakit maag mirip dengan obat anti maag. Studi lebih lanjut menunjukkan bahwa senyawa dalam santan dan air kelapa dapat membantu mengurangi peradangan dan mungkin merangsang pertumbuhan lapisan perut, membantu pemulihan sakit maag.