Teh tertentu, seperti teh kembang sepatu dan teh hijau.
Telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah dengan mendukung relaksasi pembuluh darah dan meningkatkan kesehatan jantung.
Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan faktor risiko utama untuk kondisi kardiovaskular yang serius seperti penyakit jantung, dan serangan jantung. Meskipun pengobatan dan perubahan gaya hidup adalah pengobatan yang umum, pengobatan alami juga dapat melengkapi pendekatan ini. Misalnya, teh kamomil dan hawthorn berry dapat memberikan dukungan tambahan untuk mengatur tekanan darah. Memasukkan beberapa cangkir teh ini ke dalam rutinitas harian Anda bisa menjadi cara yang sederhana dan menyenangkan untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda.
1. Haruskah Anda Minum Teh untuk Menurunkan Tekanan Darah?
Memasukkan teh yang menyehatkan jantung, seperti teh kembang sepatu atau kamomil, ke dalam rutinitas harian Anda dapat menjadi bagian dari pendekatan holistik untuk mengelola tekanan darah. Penelitian dari tahun 2019 menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam teh dapat membantu mengendurkan pembuluh darah, meningkatkan fungsi arteri, mengurangi peradangan, dan mengatur proses yang memengaruhi tekanan darah.
2. Apa Teh Terbaik untuk Tekanan Darah Tinggi?
Beberapa jenis teh dapat mendukung manajemen tekanan darah, meskipun efeknya dapat bervariasi antar individu.
• Teh Kembang Sepatu
Terbuat dari kelopak bunga kembang sepatu yang dikeringkan, teh kembang sepatu dikenal dengan warna merahnya yang cerah dan rasa yang sedikit asam. Ini mengandung antosianin dan polifenol, yang dapat membantu mengendurkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.
• Teh Hijau
Teh hijau, terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis, kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang terkait dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah. Sebuah studi tahun 2023 yang melibatkan lebih dari 76.000 peserta di Tiongkok Barat Daya menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara teratur - terlepas dari jumlah atau durasinya-dikaitkan dengan tekanan darah sistolik yang lebih rendah.
• Teh Kamomil
Teh kamomil, yang berasal dari bunga kering tanaman kamomil (Matricaria chamomilla atau Chamaemelum nobile), dihargai karena khasiatnya yang menenangkan. Ini dapat membantu mengurangi stres, yang secara tidak langsung mendukung tekanan darah yang sehat. Kamomil mengandung flavonoid, terpenoid, dan kumarin yang berkontribusi pada efek terapeutiknya.
• Teh Berry Hawthorn
Teh berry hawthorn, terbuat dari buah beri dari pohon hawthorn, menawarkan rasa manis namun asam. Dikenal karena khasiatnya yang mendukung jantung, teh ini dapat melebarkan pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi, dan menurunkan tekanan darah. Tinjauan tahun 2020 terhadap empat uji coba acak menemukan bahwa sediaan berbasis hawthorn secara signifikan mengurangi tekanan darah pada individu dengan hipertensi ringan bila digunakan setidaknya selama 12 minggu. Sementara penelitian tidak berfokus pada teh hawthorn secara khusus, senyawa bermanfaat dalam teh tersebut diyakini memiliki efek yang serupa.
• Teh Daun Zaitun
Teh daun zaitun, dengan rasa herbalnya yang lembut, mengandung senyawa seperti oleuropein dan hydroxytyrosol, yang membantu mengendurkan pembuluh darah dan mengatur tekanan darah. Dalam sebuah studi tahun 2017 yang melibatkan 31 peserta dengan diabetes tipe 2 dan prehipertensi, minum teh daun zaitun dua kali sehari selama 28 minggu secara signifikan mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik dalam empat minggu pertama.
3. Berapa Banyak Teh yang Harus Anda Minum untuk Menurunkan Tekanan Darah?
Jumlah teh yang dibutuhkan untuk mendukung penurunan tekanan darah bervariasi tergantung pada individu dan jenis tehnya. Misalnya, bukti menunjukkan bahwa minum dua cangkir teh kembang sepatu setiap hari dapat membantu mengurangi tekanan darah dari waktu ke waktu. Namun, faktor lain, seperti pola makan Anda secara keseluruhan, gaya hidup, dan tingkat tekanan darah saat ini, juga berperan.
4. Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Teh untuk Menurunkan Tekanan Darah?
Waktu yang dibutuhkan teh untuk memengaruhi tekanan darah bergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis teh, frekuensi konsumsi, dan respons individu. Umumnya, konsumsi teh secara teratur selama beberapa minggu atau bulan dapat menyebabkan penurunan tekanan darah.