Machu Picchu, yang terletak di ketinggian pegunungan Andes Peru, adalah salah satu situs paling ikonik di dunia. Dengan misteri yang masih menyelimuti asal-usul dan sejarahnya, Machu Picchu memikat jutaan pengunjung setiap tahunnya.


Namun, tahukah Anda bahwa ada banyak hal yang belum banyak diketahui tentang tempat ini? Temukan rahasia-rahasia tersembunyi Machu Picchu yang belum terungkap, dari nama aslinya hingga penemuan situs ini yang tidak banyak diketahui. Mari kita jelajahi lebih dalam!


Sejarah Machu Picchu yang Menakjubkan


Tidak banyak buku atau cerita yang menceritakan tentang Machu Picchu. Segala sesuatu yang kita ketahui tentang situs ini berasal dari hasil penggalian arkeologi dan temuan-temuan baru yang terus diungkap oleh para ilmuwan. Machu Picchu tetap menjadi misteri besar hingga saat ini. Bahkan, nama aslinya tidak pernah tercatat dalam sejarah atau dokumen kuno.


Awal Kehidupan di Machu Picchu


Machu Picchu bukanlah tempat yang pertama kali dihuni oleh bangsa Inca. Sebelum kedatangan mereka pada abad ke-15, kawasan ini sudah dihuni oleh komunitas pra-Inca. Temuan lukisan batu dan petroglyphs (ukiran batu) yang ditemukan di sekitar Machu Picchu dan kota Aguas Calientes mengungkapkan bahwa kawasan ini kemungkinan besar dihuni oleh kelompok Amazonian atau komunitas Tampu yang menetap di wilayah Urubamba.


Kejayaan Kekaisaran Inca


Pada tahun 1440, raja Inca, Pachacutec, memulai ekspedisi besar untuk menaklukkan wilayah utara lembah Urubamba, tempat Machu Picchu berada. Lima dekade kemudian, sekitar tahun 1450, Pachacutec memutuskan untuk membangun sebuah kota megah di daerah ini. Pembangunan tersebut diyakini memakan waktu antara 20 hingga 30 tahun untuk menyelesaikan sebagian besar bangunan utama.


Penemuan dan Eksplorasi Awal Machu Picchu


Machu Picchu tetap tersembunyi dari dunia luar hingga awal abad ke-20. Walaupun penduduk lokal Quechua sudah mengetahui keberadaan situs ini, Machu Picchu baru mendapatkan perhatian internasional setelah ditemukan oleh Hiram Bingham III, seorang sejarawan asal Amerika, pada tahun 1911. Dengan dukungan dari Universitas Yale dan National Geographic Society, Bingham melakukan penggalian besar-besaran. Karya tulis dan ceramah-ceramah yang dipublikasikan oleh Bingham membantu membawa Machu Picchu ke panggung dunia, memamerkan nilai sejarah dan budaya situs ini.


Keajaiban Alam dan Sejarah Machu Picchu


Nama Machu Picchu berasal dari dua kata dalam bahasa Quechua: "Machu" yang berarti "tua" dan "Picchu" yang berarti "gunung". Nama ini mengacu pada "Gunung Tua" atau "Gunung Agung", sebuah tempat yang sarat akan makna sejarah dan budaya. Machu Picchu dibangun pada abad ke-15, pada masa pemerintahan Pachacuti Inca Yupanqui, dan berfungsi sebagai tempat tinggal bangsawan serta situs yang memiliki nilai sakral.


Terletak di puncak pegunungan pada ketinggian sekitar 2.430 meter di atas permukaan laut, Machu Picchu terletak di antara dua gunung, yaitu Machu Picchu dan Huayna Picchu, di wilayah Andes Timur Peru. Pada tahun 1983, UNESCO menetapkan Machu Picchu sebagai Situs Warisan Dunia karena pentingnya dalam aspek budaya dan alam. Tidak hanya itu, pada tahun 2007, Machu Picchu juga dinobatkan sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru, menjadikannya lebih terkenal di seluruh dunia.


Flora dan Fauna Machu Picchu yang Mempesona


Machu Picchu adalah rumah bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa yang luar biasa. Diperkirakan terdapat antara 2.350 hingga 3.400 jenis tanaman yang tumbuh di kawasan ini, dengan banyak di antaranya yang terancam punah. Keanekaragaman ini terjadi berkat lokasi Machu Picchu yang berada di hutan awan montana Andes yang memiliki beragam mikroklimat dan habitat.


Beberapa jenis tumbuhan yang ada di Machu Picchu:


1. Orkid: Machu Picchu dikenal sebagai salah satu tempat terbaik di dunia untuk orkid, dengan sekitar 1.625 jenis orkid yang hidup di sana. Beberapa jenis terkenal adalah Epidendrum secundum dan Masdevallia veitchiana.


2. Poaceae (rumput): Merupakan 17% dari spesies yang tercatat di Peru.


3. Asteraceae (daisy): Membentuk 10% dari spesies tumbuhan yang ada di Peru.


4. Bromeliaceae: Termasuk spesies endemik seperti Tillandsia machupicchuensis dan Guzmania inkaterrae yang hanya dapat ditemukan di Machu Picchu.


Kehidupan Liar di Machu Picchu


Keanekaragaman hayati Machu Picchu juga mencakup berbagai jenis hewan. Dengan adanya berbagai ekosistem dan mikroklimat yang bervariasi, mulai dari padang rumput di dataran tinggi hingga hutan awan yang lebat, Machu Picchu menjadi rumah bagi banyak spesies.


Beberapa jenis mamalia yang dapat ditemukan di Machu Picchu:


1. Beruang Spektakuler Andean (Tremarctos ornatus): Satu-satunya spesies beruang di Amerika Selatan, yang disebut "ukuku", sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dengan memakan bangkai dan mengontrol hama.


2. Rusa Ekor Putih (Odocoileus virginianus) dan Rusa Pudu (Pudu mephistophiles): Hidup di hutan awan sekitar Machu Picchu.


3. Vizcachas (Limidium peruanum): Sering terlihat di area berbatu dekat situs.


4. Llama dan Alpaca: Walaupun dipelihara oleh penduduk, hewan ini sering terlihat merumput di padang rumput dataran tinggi dan merupakan bagian penting dari budaya setempat.


Jumlah spesies burung yang tercatat di Machu Picchu mencapai lebih dari 423 jenis.


Signifikansi Modern dan Pariwisata Machu Picchu


Saat ini, Machu Picchu menjadi salah satu situs budaya dan sejarah terpenting di dunia, menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya. Dalam upaya menjaga kelestariannya, pemerintah Peru, bersama dengan berbagai organisasi internasional, berusaha untuk menjaga keseimbangan antara permintaan pariwisata dan perlindungan situs tersebut. Machu Picchu adalah simbol dari kecerdikan peradaban Inca dan bukti pencapaian luar biasa mereka, yang kini menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di dunia.


Apakah Anda tertarik untuk menjelajahi keajaiban Machu Picchu secara langsung? Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan situs bersejarah ini dengan mata kepala sendiri!