Matterhorn, salah satu gunung paling ikonik di dunia, terkenal dengan puncaknya yang tajam dan keindahan alpin yang memukau. Terletak di perbatasan antara Switzerland dan Italia, dengan ketinggian mencapai 4.478 meter (14.692 kaki), gunung yang megah ini menarik perhatian pengunjung, pendaki, dan fotografer sepanjang tahun.


Bagi Anda yang belum pernah melihatnya secara langsung, salah satu pertanyaan umum adalah: Apakah Matterhorn memiliki salju sepanjang tahun?


Penutup Salju Sepanjang Musim


Ketinggian dan lokasi Matterhorn membuatnya sangat ideal untuk mempertahankan salju. Meskipun di area yang lebih rendah di sekitar gunung mungkin mengalami pencairan salju musiman, lereng yang lebih tinggi dan puncak tetap tertutup salju sepanjang tahun. Namun, pada bulan-bulan musim panas, salju di bagian bawah gunung akan mencair, meninggalkan hanya bagian atas dan puncaknya yang tetap putih bersalju.


Keajaiban Musim Dingin


Pada musim dingin, salju yang lebat menutupi seluruh Matterhorn, memberikan penampilan yang memukau dengan salju di seluruh tubuh gunung. Para penggemar olahraga salju berbondong-bondong ke daerah sekitarnya, seperti Zermatt di Switzerland dan Cervinia di Italia, karena wilayah-wilayah ini berubah menjadi resor musim dingin yang ramai dengan pemandangan Matterhorn yang dipenuhi salju.



Salju Musim Panas


Meski demikian, pada musim panas, meskipun salju di bagian bawah gunung mulai mencair, lereng yang lebih tinggi dan puncak Matterhorn tetap tertutup salju. Hal ini disebabkan oleh ketinggiannya yang sangat tinggi, di mana suhu tetap dingin bahkan di bulan-bulan yang lebih hangat. Selain itu, hujan salju di ketinggian yang tinggi juga turut membantu menjaga penampilan salju yang menyelimuti puncak Matterhorn.


Mengapa Salju Tetap Ada di Puncak Matterhorn?


Ketinggian Matterhorn yang sangat tinggi menjadikannya berada pada zona dengan suhu yang secara konsisten dingin. Bahkan pada musim panas, suhu di puncak bisa turun di bawah titik beku, yang menjaga salju tetap utuh. Iklim di ketinggian ini berarti meskipun bagian-bagian gunung mengalami perubahan musiman, wilayah puncaknya tetap berada dalam “musim dingin abadi.” Zona dingin ini adalah bagian dari tampilan ikonik puncak Matterhorn, dengan salju yang menambah kejelasan siluet tajamnya sepanjang tahun.


Berwisata ke Matterhorn


Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Matterhorn, salju hampir dipastikan akan menyelimuti puncak gunung. Selama cuaca dingin, seluruh gunung akan lebih tertutup salju, menjadikannya populer untuk aktivitas ski dan snowboarding. Para pengunjung yang datang di musim panas dapat menjelajahi jalur-jalur pendakian di sekitar kaki gunung atau menggunakan Kereta Gornergrat untuk menikmati pemandangan menakjubkan dari puncak yang tertutup salju.


Ya, Matterhorn memiliki salju sepanjang tahun, terutama di ketinggian yang lebih tinggi. Puncaknya tetap menjadi beacon yang dingin dan bersalju sepanjang musim, berkat ketinggiannya dan iklim alpin yang ada di sekitarnya. Pengunjung dapat menikmati keindahan Matterhorn yang bersalju baik saat musim dingin atau musim panas, dengan setiap musim menawarkan pemandangan dan pengalaman unik bersama gunung yang menakjubkan ini.