Indikator Tipe Kepribadian Myers-Briggs (MBTI) adalah alat penilaian diri yang dirancang untuk mengidentifikasi tipe kepribadian, kekuatan, dan preferensi seseorang.
Dikembangkan oleh Isabel Myers dan Katherine Briggs, alat ini didasarkan pada teori tipe psikologis Carl Jung dan merupakan salah satu alat psikologi yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.
Perkembangan Tes Myers-Briggs
1. Asal-usul dalam Teori Jung
Terinspirasi oleh teori kepribadian Jung, Myers dan Briggs melihat potensi aplikasi praktisnya. Pada periode 1939-1945, mereka mengembangkan indikator untuk memahami perbedaan individu, membantu orang dalam memilih karir yang sesuai dan menjalani hidup yang memuaskan.
2. Uji Coba Awal
Versi pertama MBTI dikembangkan pada tahun 1940-an. Myers dan Briggs mengujinya pada teman-teman dan keluarga, serta menyempurnakannya selama dua dekade untuk menciptakan instrumen psikologi yang lebih kuat.
Tinjauan Umum MBTI
1. Mengidentifikasi Tipe Kepribadian
MBTI mengklasifikasikan individu ke dalam 16 tipe kepribadian berdasarkan respons mereka terhadap kuesioner yang terstruktur. Tes ini memberikan wawasan mengenai preferensi, kekuatan, kelemahan, dan jalur karir potensial.
2. Tujuan MBTI
MBTI lebih fokus pada kesadaran diri ketimbang memberi label atau mendiagnosis disfungsi. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap kecenderungan pribadi dan interaksi sosial.
Empat Skala dalam MBTI
(1) Ekstroversi (E) – Introversi (I): Skala ini mengukur cara individu berinteraksi dengan dunia luar. Ekstrovert lebih berorientasi pada tindakan dan sosial, sementara introvert lebih reflektif dan lebih suka interaksi yang bermakna.
(2) Sensing (S) – Intuisi (N): Skala ini mengukur cara orang mengumpulkan informasi. Sensing lebih fokus pada fakta dan pengalaman langsung, sementara intuisi menekankan pola dan kemungkinan.
(3) Berpikir (T) – Perasaan (F): Skala ini menggambarkan preferensi dalam pengambilan keputusan. Tipe berpikir mengandalkan logika dan objektivitas, sedangkan tipe perasaan mempertimbangkan emosi dan hubungan antar manusia.
(4) Menilai (J) – Mengamati (P): Skala ini mengukur pendekatan individu terhadap dunia luar. Tipe menilai lebih menyukai struktur dan perencanaan, sedangkan tipe mengamati lebih fleksibel dan mudah beradaptasi.
16 Tipe Kepribadian dalam MBTI
Berikut adalah 16 tipe kepribadian yang diidentifikasi dalam MBTI:
- ISTJ (Si Pemeriksa): Tipe yang tertutup, praktis, dan setia.
- ISTP (Si Pekerja): Mandiri dan pembelajar yang berbasis praktis.
- ISFJ (Si Pelindung): Berdedikasi dan peduli.
- ISFP (Si Seniman): Fleksibel dan kreatif.
- INFJ (Si Pembela): Langka, analitis, dan imajinatif.
- INFP (Si Mediator): Idealistik dan didorong oleh nilai-nilai.
- INTJ (Si Arsitek): Logis, kreatif, dan analitis.
- INTP (Si Pemikir): Introspektif dengan dunia batin yang kaya.
- ESTP (Si Pemersuasi): Sosial dan berorientasi pada aksi.
- ESTJ (Si Direktur): Terorganisir dan tegas.
- ESFP (Si Pertunjukan): Spontan dan terbuka.
- ESFJ (Si Pengasuh): Penuh perhatian dan empatik.
- ENFP (Si Juara): Enerjik dan inovatif.
- ENFJ (Si Pemberi): Dermawan dan penuh pengertian.
- ENTP (Si Debater): Inovatif dan berfokus pada ide-ide.
- ENTJ (Si Komandan): Percaya diri dan perencana strategis.
Bagaimana MBTI Berbeda dari Alat Kepribadian Lainnya
1. Fitur Pembeda
Berbeda dengan tes lainnya, MBTI tidak memiliki jawaban yang benar atau salah, dan lebih fokus pada ciri-ciri individu tanpa membandingkan dengan data normatif. Tes ini tidak menilai kesehatan mental atau memprediksi kesuksesan dalam karir.
2. Perbandingan dengan Alat Lain
Alat populer lainnya seperti Enneagram, Penilaian Kepribadian Big Five, dan tes DISC memiliki tujuan dan metodologi yang berbeda. MBTI lebih menekankan pada wawasan pribadi daripada diagnosis.
Keandalan dan Validitas
Fondasi Myers & Briggs mengklaim bahwa MBTI memiliki tingkat keandalan dan validitas yang tinggi, dengan tingkat akurasi mencapai 90%. Namun, beberapa studi menunjukkan hasil yang tidak konsisten saat diuji ulang dan kemampuan prediksi yang terbatas terkait dengan kesuksesan karir.
MBTI Saat Ini
Sekitar dua juta orang dewasa menyelesaikan tes MBTI setiap tahun, sering kali melalui praktisi yang terlatih. Kuesioner resmi mencakup 93 pertanyaan di Amerika Utara dan 88 pertanyaan di Eropa, memberikan wawasan terstruktur tentang sifat-sifat kepribadian.
MBTI dapat membantu Anda lebih memahami diri sendiri dan cara berinteraksi dengan orang lain. Meskipun bukan alat untuk mendiagnosis masalah atau meramalkan kesuksesan karir secara tepat, tes ini memberikan wawasan yang berharga untuk meningkatkan pemahaman diri dan hubungan sosial Anda.