Mode di Australian Open telah mengalami perubahan yang sangat signifikan selama beberapa dekade terakhir. Dulu, pakaian tenis identik dengan gaya yang konservatif dan minimalis, tetapi seiring berjalannya waktu, tren ini mulai bertransformasi menjadi desain yang lebih berani dan penuh warna.


Perubahan ini tidak hanya mencerminkan evolusi pakaian tenis, tetapi juga dipengaruhi oleh perubahan budaya serta kepribadian para atlet ikonik yang mempengaruhi dunia olahraga.


Pada era 1990-an, mode tenis ditandai dengan pakaian longgar dan besar yang mengadopsi tren streetwear pada masa itu. Pemain seperti Andre Agassi mempopulerkan pakaian berwarna cerah dengan desain yang mencolok, termasuk bandana dan kaos longgar. Begitu pula dengan lawannya, Pat Rafter, yang tampil dengan polo bergaya vintage, menggabungkan kenyamanan dengan gaya yang tetap elegan. Gaya pakaian seperti ini sangat mencerminkan semangat era 90-an yang penuh kebebasan dan ekspresi diri.


Memasuki akhir 1990-an dan awal 2000-an, mode tenis mulai berkembang seiring dengan peningkatan pentingnya kontrak sponsor dan visibilitas merek. Pemain-pemain seperti Anna Kournikova menggambarkan bangkitnya keselarasan antara atletisme dan mode, dengan mengenakan pakaian dari Adidas yang memperlihatkan fisiknya dengan sempurna. Begitu juga dengan Martina Hingis yang melakukan transisi dari pakaian katun longgar ke bahan stretch yang lebih pas di tubuh, menekankan sisi fungsional dan estetika dalam berpakaian.


Di awal 2000-an, kemunculan bintang-bintang tenis seperti Serena dan Venus Williams, serta Maria Sharapova, benar-benar merevolusi mode tenis. Para atlet ini membawa elemen-elemen mode tinggi (high fashion) ke dalam dunia tenis, dengan desain dramatis, panel jaring, dan potongan asimetris yang menjadi ciri khas pakaian mereka di lapangan. Serena dan Venus Williams, khususnya, memanfaatkan mode sebagai bentuk ekspresi diri mereka, dengan memilih desain yang penuh pernyataan dan menantang gaya konvensional olahraga ini. Pakaian berani Serena, termasuk catsuit yang ikonik, menjadi sorotan publik, memicu pujian serta kontroversi, dan menggugah batasan-batasan tentang apa yang bisa dikenakan di lapangan tenis.


Tidak hanya para pemain wanita, perubahan besar juga terjadi pada pria. Roger Federer, misalnya, mengalami transformasi besar dalam hubungan dirinya dengan dunia mode saat memutuskan untuk meninggalkan Nike dan menjalin kontrak sponsor sebesar 300 juta dolar AS dengan Uniqlo pada tahun 2018. Langkah ini sangat signifikan karena menandai kali pertama seorang pemain tenis berpartner dengan merek non-olahraga untuk kontrak sponsorship besar. Gaya Federer yang elegan dan bersih, dengan skema warna yang terkoordinasi, menjadi simbol dari persona dirinya di lapangan tenis. Desain pakaian yang simpel dan anggun ini sangat mencerminkan karakter Federer yang santun dan penuh perhatian terhadap detail.


Selain itu, Nick Kyrgios, yang dikenal dengan gaya pemberontaknya, semakin menantang norma-norma tradisional dengan pilihan fashion yang santai dan bebas. Sering terlihat mengenakan singlet basket dan pakaian yang terinspirasi dari streetwear, Kyrgios tampil sangat berbeda dengan pemain tenis lainnya. Gaya berpakaian khasnya ini sangat resonan dengan audiens yang lebih muda dan lebih santai, sekaligus mempengaruhi bagaimana tenis kini diterima oleh generasi baru. Kyrgios, melalui gayanya yang tak terkendali, memberikan dampak yang besar dalam membentuk dunia tenis yang lebih terbuka dan mengikuti estetika budaya yang lebih modern dan kasual.


Melalui berbagai perubahan ini, Australian Open kini menjadi ajang bagi para atlet untuk menampilkan kepribadian unik mereka lewat pakaian. Baik itu pilihan fashion body-positive dari Serena Williams, atau gaya street style yang santai dari Nick Kyrgios, mode tenis telah menjadi bagian penting dari identitas olahraga ini. Perkembangan mode di Australian Open ini tidak hanya mencerminkan perubahan dalam dunia fashion, tetapi juga dalam masyarakat, menjadikan turnamen ini sebagai perayaan atletisme, kreativitas, dan ekspresi diri.


Tennis kini bukan hanya soal permainan, tetapi juga soal bagaimana atlet bisa mengekspresikan diri mereka lewat gaya berpakaian yang mencerminkan semangat zaman. Setiap tahun, Australian Open semakin menjadi ajang mode terbesar yang penuh kejutan dan inovasi, menginspirasi banyak orang di luar lapangan untuk berani mengekspresikan diri mereka melalui fashion. Dengan para pemain yang berani bereksperimen, setiap pertandingan kini lebih dari sekadar kompetisi, ia adalah pertunjukan mode yang mencuri perhatian dunia!