Setiap kali Mohamed Salah melangkah ke lapangan, ada kegembiraan yang tak terelakkan. Kecepatan yang memukau, penyelesaian akhir yang tajam, dan kemampuan menggiring bola yang cerdas menjadikannya salah satu pemain paling dibicarakan di dunia sepak bola.
Dari sebuah desa kecil di Mesir hingga ke Premier League, perjalanan Salah membuktikan bahwa bakat, kerja keras, dan tekad bisa membawa seseorang ke puncak dunia.
Mari kita mulai dengan melihat bagaimana Mohamed Salah memulai perjalanannya. Lahir pada Juni 1992 di Beheira, Mesir, Salah bergabung dengan tim muda lokal saat berusia 14 tahun. Pada usia 18 tahun, ia sudah mulai mencetak gol secara konsisten di liga profesional Mesir, menarik perhatian para pencari bakat internasional. Salah pertama kali tampil di kancah internasional saat membela Mesir di Piala Dunia U-20 2011 dan Olimpiade 2012. Di sini, kita bisa menyaksikan kecepatan, penguasaan bola, dan penyelesaian tenangnya, keahlian yang kemudian menjadi ciri khas kariernya.
Pindah ke Basel, Swiss, menjadi titik balik besar dalam karier Salah. Di sana, ia berkembang pesat menjadi seorang winger pencetak gol yang memukau, dengan dribel dan kecepatannya yang luar biasa. Salah tidak hanya membantu Basel menjuarai Swiss Super League, namun juga meraih penghargaan Golden Boy Afrika pada 2012. Setahun kemudian, ia mendapat Golden Ball Liga Super Swiss, yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pemain luar biasa di luar negaranya.
Karier Salah di Eropa mulai berlanjut ke Chelsea pada 2014. Namun, waktu bermain yang terbatas membuatnya menghadapi tantangan besar. Menghadapi situasi tersebut, Salah memutuskan untuk dipinjamkan ke Fiorentina, dan kemudian Roma di Italia. Di Roma, ia menunjukkan perkembangan luar biasa, dengan mencetak gol-gol penting dan tampil konsisten di bawah tekanan. Dalam dua musim, ia bermain 65 pertandingan dan mencetak 29 gol, yang membuatnya menjadi salah satu winger terbaik di Serie A.
Tahun 2017 menjadi momen bersejarah dalam karier Salah ketika ia bergabung dengan Liverpool dengan biaya £36,9 juta, menjadikannya pemain Mesir pertama yang membela klub tersebut. Sejak hari pertama, ia langsung menunjukkan kehebatan, menggunakan kecepatan, tembakan akurat, dan kerja keras yang tak kenal lelah untuk menaklukkan Premier League. Pada musim debutnya, Salah menjadi top scorer liga dan meraih penghargaan FWA Footballer of the Year serta PFA Player of the Year. Ia juga memainkan peran kunci yang membawa Liverpool ke final Liga Champions, menjadikan musim tersebut salah satu yang paling bersejarah dalam kariernya.
Salah telah menciptakan beberapa momen yang tak akan terlupakan dalam sejarah sepak bola. Pada 2019, ia mencetak penalti pertama di final Liga Champions, membantu Liverpool meraih gelar Eropa pertama mereka setelah bertahun-tahun. Lalu, pada Oktober 2022, ia mencetak hat-trick hanya dalam waktu 6 menit 12 detik dalam pertandingan Liga Champions melawan Glasgow Rangers, dengan hanya menyentuh bola sembilan kali. Rekor ini menjadikannya pemain tercepat dan dengan sentuhan paling sedikit dalam sejarah Liga Champions yang mencetak hat-trick, sebuah prestasi yang masih dibicarakan hingga hari ini.
Bagi masyarakat Mesir, Salah lebih dari sekadar seorang pesepakbola. Ia telah menjadi simbol kebanggaan, memberikan inspirasi kepada seluruh negeri dan dunia Arab. Di Mesir, ia dijuluki sebagai "Piramid Keempat" dan dihormati sebagai simbol keunggulan dan tekad. Pengaruhnya melampaui dunia sepak bola, memotivasi generasi muda untuk bermimpi besar dan mengejar cita-cita mereka.
Kehadiran Salah di Liverpool juga meningkatkan profil klub ini, khususnya di Mesir dan negara-negara sekitarnya. Popularitasnya menjadikan dia sebagai panutan bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda yang ingin mengikuti jejaknya. Salah bahkan masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh versi majalah Time pada 2019, yang menunjukkan bahwa pengaruhnya lebih dari sekadar mencetak gol, ia telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia.
Menonton perjalanan Salah mengajarkan kami bahwa bakat yang dipadukan dengan ketekunan dapat membawa seseorang menuju pencapaian luar biasa. Dari hari-harinya yang sederhana di Mesir hingga memecahkan rekor di Eropa, kami selalu terinspirasi oleh konsistensi, dedikasi, dan kecepatannya. Salah menunjukkan pada kami bahwa dengan semangat dan kerja keras, segala hal mungkin tercapai. Kami akan terus memberikan dukungan untuk Salah, mengikuti permainan briliannya, dan selalu mengingat bahwa segala sesuatu mungkin terjadi jika kita memiliki passion dan tekad yang kuat.