Mencari hewan peliharaan untuk anak bukan hanya soal lucu-lucuan, tapi juga harus aman, menyenangkan, dan mudah dirawat. Tidak semua anak cocok memelihara hewan besar yang butuh banyak perhatian.
Beberapa anak mungkin alergi atau keluarga tidak memiliki cukup ruang atau waktu untuk hewan peliharaan yang aktif. Untungnya, ada banyak hewan lain yang bisa menjadi teman setia bagi anak-anak.
Mari kita simak beberapa pilihan hewan peliharaan terbaik, mulai dari yang lucu dan bisa dipeluk hingga yang sederhana dan mudah dirawat.
Marmut atau guinea cavy menjadi pilihan populer bagi keluarga dengan anak-anak, dan itu bukan tanpa alasan. Hewan kecil ini ramah, mudah dipegang, dan perawatannya relatif sederhana. Mereka dikenal lembut dan tenang, cocok untuk anak yang baru belajar merawat hewan.
Marmut membutuhkan kandang yang luas, alas tidur yang nyaman, dan sayuran segar setiap hari, seperti wortel atau selada. Meski tidak perlu banyak aktivitas seperti hewan besar, mereka senang menjelajah dan berinteraksi dengan pemiliknya. Anak-anak dapat memegang mereka dengan mudah, bahkan mengajarkan beberapa trik sederhana untuk memperkuat ikatan.
Yang paling menarik, marmut adalah hewan sosial, jadi disarankan memelihara lebih dari satu. Mereka akan lebih bahagia dalam kelompok kecil, dan ini juga mengajarkan anak tentang tanggung jawab dan pentingnya persahabatan.
Hamster adalah pilihan sempurna bagi keluarga yang menginginkan hewan peliharaan kecil dan mandiri. Mereka cocok untuk anak yang baru mulai belajar merawat hewan. Perawatannya cukup mudah, cukup bersihkan kandang, siapkan alas tidur, dan berikan makanan sehat.
Hamster sangat aktif, terutama malam hari, sehingga menyenangkan untuk diamati saat bermain di roda olahraga mereka. Meski interaksi fisik dengan hamster sebaiknya singkat dan lembut, anak bisa tetap belajar mengamati dan berinteraksi sedikit demi sedikit.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah hamster hanya hidup sekitar 2–3 tahun, sehingga anak dapat belajar tentang siklus kehidupan dengan cara langsung.
Jika anak Anda menyukai hewan tapi ada kekhawatiran soal alergi atau keterbatasan ruang, ikan bisa menjadi pilihan yang tepat. Akuarium membawa suasana tenang dan penuh warna ke dalam rumah, sambil mengajarkan anak tentang tanggung jawab dan kesabaran.
Beberapa ikan mudah dirawat, seperti ikan mas atau ikan cupang. Menyiapkan akuarium bisa menjadi proyek keluarga yang menyenangkan—anak bisa ikut mendekorasi, memilih ikan, dan belajar menjaga kebersihan air serta memberi makan. Meski tidak bisa dipeluk, ikan memberikan suasana menenangkan yang banyak anak sukai.
Perawatan akuarium memang membutuhkan pergantian air rutin dan memberi makan secara teratur, tapi tetap menjadi pilihan hewan peliharaan yang praktis untuk anak.
Kelinci bisa menjadi teman yang luar biasa bagi anak, terutama jika keluarga memiliki ruang lebih. Kelinci termasuk hewan sosial dan tenang yang senang berinteraksi dengan manusia. Mereka suka melompat dan bermain, dan banyak anak senang menghabiskan waktu bersama kelinci di luar kandang.
Kelinci memang sedikit lebih menuntut dibanding hamster atau marmut, karena memerlukan perawatan rutin dan kandang yang lebih luas. Namun, mereka sangat penyayang dan menghibur. Bahkan, kelinci bisa dilatih menggunakan litter box sehingga lebih mudah dirawat. Memberikan mainan dan area aman untuk bermain akan membuat kelinci lebih bahagia. Dengan umur hingga 10 tahun, kelinci bisa menjadi teman jangka panjang bagi anak.
Jika anak Anda tertarik pada burung, budgerigar atau parakeet bisa menjadi pilihan pertama yang menyenangkan. Burung kecil ini cerdas, mudah dilatih, dan sosial. Mereka bahkan bisa menirukan suara atau kata-kata manusia, yang tentu membuat anak terhibur.
Parakeet membutuhkan kandang yang cukup luas untuk terbang, ditambah mainan untuk merangsang pikiran mereka. Dengan umur yang bisa bertahan beberapa tahun dan diet seimbang dari biji-bijian, buah, dan sayur, burung ini cocok bagi anak yang ingin hewan interaktif tapi tidak terlalu menuntut perhatian.
Bagi anak yang penasaran dengan hewan eksotis, reptil seperti tokek, kura-kura, atau ular bisa jadi pilihan menarik. Reptil biasanya tidak terlalu memerlukan perhatian sehari-hari, tapi tetap butuh perawatan khusus, seperti suhu kandang yang tepat, habitat yang nyaman, dan makanan sesuai jenisnya.
Tokek dan kura-kura cukup mudah dirawat dan ideal untuk anak yang ingin belajar tentang keanekaragaman hewan. Meski tidak bisa dipeluk, reptil tetap menjadi hewan peliharaan yang memicu rasa ingin tahu dan pengetahuan anak tentang alam.
Selain parakeet, cockatiel dan finch juga cocok untuk anak. Burung ini lebih kecil dari burung besar tapi tetap menyukai interaksi. Cockatiel terkenal ramah dan bisa belajar bersiul atau meniru suara. Mereka butuh kandang yang luas dan sosialisasi rutin, tapi lebih mudah dirawat dibanding burung eksotis lain. Burung ini bisa menjadi teman seru yang sering hinggap di bahu anak.
Memilih hewan peliharaan terbaik tergantung usia anak, minat, dan waktu yang bisa mereka luangkan. Mulai dari marmut yang lembut, kelinci yang lincah, hingga ikan yang menenangkan, ada banyak pilihan yang cocok. Kuncinya adalah menyesuaikan hewan dengan gaya hidup keluarga, sehingga anak belajar tanggung jawab, empati, dan merawat hewan.
Dengan memilih hewan yang tepat, Anda bukan hanya mendapatkan teman yang lucu dan menghibur, tapi juga pengalaman berharga yang akan membekas seumur hidup anak. Pilihlah hewan peliharaan yang paling sesuai, dan saksikan anak Anda belajar, bermain, dan tumbuh bersama sahabat barunya!