Siapa yang tidak terpikat saat melihat seorang aktor bersinar di layar? Anya Taylor-Joy adalah salah satu talenta yang mampu membuat setiap penampilannya tak terlupakan.
Dari seorang gadis pemalu menjadi bintang internasional, perjalanan kariernya membuktikan bahwa keberanian, peluang tak terduga, dan bakat murni bisa menciptakan kisah yang menginspirasi setiap penonton.
Anya lahir di Miami pada tahun 1996 sebagai anak bungsu dari enam bersaudara. Ibunya adalah seorang psikolog dengan keturunan Spanyol dan Inggris, sementara ayahnya seorang bankir asal Skotlandia. Sejak kecil, Anya sering berpindah tempat tinggal, dari Buenos Aires saat masih bayi, hingga London pada usia enam tahun, dengan kemampuan berbahasa Inggris yang saat itu belum dikuasainya. Bisa dibayangkan bagaimana tantangan besar yang harus dihadapi seorang anak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan bahasa yang berbeda. Pengalaman ini membentuk fleksibilitas alami Anya dalam menirukan aksen dan memahami budaya lain, kemampuan yang kemudian sangat membantunya dalam dunia akting.
Sebelum terjun ke dunia akting, Anya menekuni balet, menunjukkan dedikasi dan disiplin sejak usia muda. Namun, masa sekolah tidak selalu mudah. Pada usia enam belas tahun, ia mengalami masa sulit dan memutuskan untuk meninggalkan sekolah. Kadang, jalan yang tak terduga justru membuka peluang besar. Suatu hari, saat sedang berjalan di sekitar lingkungan rumah, ia ditemukan oleh seorang pencari bakat. Pertemuan singkat ini ternyata menjadi titik awal perubahan hidupnya. Hal ini mengingatkan kita bahwa kesempatan besar bisa muncul dari momen yang tampaknya sepele.
Terobosan besar Anya terjadi saat membintangi film The Witch arahan Robert Eggers, dengan memerankan Thomasin. Penampilannya memukau, menghadirkan intensitas dan emosi yang subtil, sehingga langsung menarik perhatian publik. Dari sini, jelas terlihat bahwa Anya memiliki kombinasi langka antara bakat alami dan pesona layar lebar yang mampu membawa kariernya ke level lebih tinggi.
Pada tahun 2016, Anya membintangi Morgan, film bergenre sci-fi thriller, serta tampil dalam serial Barry sebagai sahabat muda Barack Obama. Tahun yang sama, ia juga mengambil peran menantang dalam film Split arahan M. Night Shyamalan, beradu akting dengan karakter yang memiliki 24 kepribadian berbeda. Kita bisa membayangkan betapa menantangnya peran-peran tersebut, membutuhkan fokus mental dan kedalaman emosi, namun ia berhasil membuat semuanya tampak effortless.
Selain dunia film, Anya juga muncul dalam video musik remix GTA dari lagu Red Lips karya Skrillex, menunjukkan fleksibilitasnya di luar layar lebar. Pada 2017, British Academy mengakui bakatnya dengan menyematkan gelar rising star, sebuah tanda bahwa kemampuannya semakin diperhitungkan. Prestasi ini mengingatkan kita bahwa bakat bisa diapresiasi dalam berbagai bentuk, bukan hanya lewat film saja.
Tahun 2020 menjadi titik penting dalam karier Anya. Melalui perannya sebagai Beth Harmon dalam serial Netflix The Queen’s Gambit, ia berhasil menjadi nama yang dikenal di seluruh dunia. Penampilannya memikat penonton dengan kecerdasan dan kerentanan karakter, membuat jutaan orang merasa ikut merasakan perjuangan dan keberhasilan tokoh yang ia perankan. Lebih dari sekadar akting, ini adalah pengalaman emosional yang kita rasakan bersama.
Di tahun 2022, Anya membintangi The Menu, yang membawanya meraih nominasi Golden Globe untuk kategori Best Actress in a Musical or Comedy. Menatap masa depan, ia akan memerankan Furiosa dalam Furiosa, spin-off dari Mad Max yang dijadwalkan tayang 2024. Antusiasme sudah terasa, membayangkan bagaimana ia akan menghadirkan energi dan kedalaman baru pada karakter ikonik tersebut.
Kisah Anya Taylor-Joy mengajarkan kita bahwa kesuksesan jarang berjalan lurus. Kesuksesan lahir dari keberanian menghadapi perubahan, mengambil risiko, dan menyambut peluang bahkan saat semuanya tampak tidak pasti. Perjalanan Anya membuktikan bahwa bakat memang penting, tetapi keberanian, fleksibilitas, dan ketahanan mental sama pentingnya.
Kami telah mengikuti Anya dari gadis pemalu menjadi ikon internasional. Setiap penampilannya terus menginspirasi dan mengingatkan kita bahwa dengan keberanian, menghadapi tantangan, dan percaya pada diri sendiri, pencapaian luar biasa bisa diraih. Dunia menantikan langkah berikutnya dari perjalanan menakjubkan Anya Taylor-Joy, dan kami tak sabar melihat ke mana bakatnya akan membawa kita selanjutnya.