Alga sering dianggap sebagai gangguan, tetapi tahukah Anda? Dengan perawatan yang tepat, alga hijau bisa menjadi harta tersembunyi bagi akuarium atau kolam hias Anda.
Warna hijau cerahnya tidak hanya menambah keindahan alami, tetapi juga membantu mendukung kehidupan air dengan menghasilkan oksigen.
Mengamati pertumbuhannya dan bagaimana ia merespons lingkungan bisa menjadi pengalaman yang menenangkan dan memuaskan.
Alga hijau tumbuh subur di lingkungan dengan cahaya cukup dan keseimbangan nutrisi yang baik. Berikut beberapa tips agar pertumbuhannya maksimal:
1. Kondisi Cahaya
Tempatkan alga di lokasi yang menerima cahaya tidak langsung, baik dari sinar matahari maupun lampu akuarium, selama 8–12 jam per hari. Cahaya yang terlalu sedikit akan memperlambat pertumbuhan, sedangkan cahaya berlebihan bisa memicu ledakan alga yang sulit dikendalikan. Misalnya, menempatkan alga dekat jendela yang menghadap utara atau menggunakan lampu LED dengan timer akan memastikan pertumbuhan yang stabil dan terkontrol.
2. Kualitas Air
Alga membutuhkan air yang bersih dan kaya oksigen. Selalu periksa pH air, idealnya berada pada kisaran netral antara 6,5 hingga 7,5. Menggunakan air yang telah difilter dapat mencegah kontaminan yang menghambat pertumbuhan. Di akuarium, lakukan penggantian air kecil setiap minggu untuk menjaga kejernihan dan keseimbangan nutrisi.
3. Suhu
Alga hijau menyukai suhu yang sejuk hingga sedang, sekitar 20–25°C. Pemanas kecil untuk akuarium atau peneduh untuk kolam luar ruangan bisa membantu menjaga suhu stabil, sehingga alga tetap sehat dan tidak stres.
Alga hidup dari nutrisi di air, tetapi kelebihan nutrisi justru bisa menjadi masalah.
1. Nutrisi Alami
Menambahkan beberapa tetes pupuk cair khusus tanaman di akuarium dapat mendorong pertumbuhan alga yang sehat. Pastikan pupuk mengandung nitrogen dan fosfor, tetapi jangan berlebihan karena bisa memicu pertumbuhan alga yang terlalu cepat. Untuk kolam, bahan organik yang terkompos bisa melepaskan nutrisi perlahan, menjaga pertumbuhan alga tetap seimbang.
2. Mengendalikan Nutrisi Berlebih
Nutrisi berlebih sering menyebabkan alga tumbuh terlalu cepat dan menutupi tanaman lain. Solusinya, tanam beberapa tanaman air kecil, seperti eceng gondok, untuk menyerap sebagian nutrisi berlebih. Cara ini juga berfungsi sebagai sistem filtrasi alami, menjaga ekosistem tetap sehat.
3. Suplemen Karbon
Alga hijau membutuhkan karbon terlarut dalam air. Di akuarium, penggunaan diffuser CO₂ atau menambahkan sedikit baking soda bisa membantu menjaga kadar karbon ideal. Untuk kolam outdoor, memastikan adanya gerakan air yang lembut akan memfasilitasi penyerapan karbon dari udara secara alami.
Menjaga alga tetap sehat membutuhkan sedikit perhatian rutin.
1. Pemangkasan dan Panen
Rutin memangkas alga yang terlalu padat mencegah kematian sel akibat kekurangan cahaya atau oksigen. Gunakan gunting bersih untuk memotong sebagian kecil, biarkan sebagian tetap tumbuh. Misalnya, memotong sepertiga dari permadani alga setiap minggu akan membuatnya tetap lebat tanpa berlebihan.
2. Membersihkan Permukaan
Alga menempel pada kaca akuarium atau batu di kolam. Sikat permukaan dengan lembut untuk mencegah penumpukan, tetapi hindari menggosok terlalu keras agar sel alga tidak rusak. Sikat gigi kecil sangat efektif untuk permukaan akuarium yang sempit.
3. Memastikan Sirkulasi Air
Pastikan sirkulasi air cukup di akuarium atau kolam kecil. Area yang stagnan bisa membuat alga mati sebagian dan menimbulkan bau tidak sedap. Pompa kecil atau mengaduk air secara perlahan dapat membantu pertumbuhan alga tetap merata.
Alga yang dibiarkan tanpa pengawasan bisa menarik hama.
1. Hindari Pengenalan Hama
Sebelum menambahkan alga ke akuarium, bilas dulu untuk menghilangkan serangga atau telur yang menempel. Untuk kolam outdoor, gunakan jaring untuk mencegah burung atau hewan lain mengganggu alga.
2. Gunakan Pengendali Alami
Jika siput atau hewan kecil mulai memakan alga secara berlebihan, perkenalkan predator alami atau buang secara manual. Misalnya, udang air tawar kecil dapat membantu menjaga kebersihan alga tanpa merusak pertumbuhannya.
3. Pantau Kualitas Air
Hama biasanya muncul akibat kondisi air yang buruk. Selalu periksa pH, nutrisi, dan suhu untuk meminimalkan masalah ini.
Mengamati pertumbuhan alga hijau bisa menjadi aktivitas yang menenangkan sekaligus mendekorasi akuarium atau kolam Anda dengan cara alami. Dengan perhatian terhadap cahaya, nutrisi, dan perawatan rutin, alga bisa menjadi bagian dinamis dari ekosistem air Anda, menghadirkan warna hijau segar dan kehidupan yang seimbang.
Jadikan cek harian atau mingguan sebagai rutinitas, dan saksikan alga hijau Anda tumbuh subur, menghadirkan keindahan yang tak kalah dengan tanaman hias lainnya. Dengan sedikit kesabaran, alga hijau bukan lagi "gangguan" melainkan aset hidup yang mempesona di dunia air Anda!